Propolis disebut-sebut sebagai bagian terbaik dari lebah yang memiliki kandungan 300 zat aktif, seperti flavonoid, asam fenolik, asam amino, dsb. Karena khasiatnya yang luar biasa bagi kesehatan, propolis telah digunakan semenjak 350 sm, membantu mengobati 30 jenis masalah kesehatan (penyakit) terutama yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.

Propolis sendiri memiliki beberapa macam jenis, seperti:

  • Asia, berwarna coklat kehitaman
  • Australia, berwarna kemerahan
  • Indonesia, berwarna coklat
  • Brasil, berwarna hijau keemasan

Dari beberapa macam jenis propolis di atas, propolis Brasil yang dikenal dengan nama Real Brazilian Propolis (RBP) disebut-sebut sebagai jenis propolis terbaik. Hal ini dikarenakan RBP propolis merupakan propolis yang berasal dari Brasil sehingga memiliki keistimewaan dengan kandungan tinggi artepillin-c, yang tidak dapat ditemukan di dalam jenis propolis manapun. Artepillin-c sendiri sangat efektif sebagai anti bakterial serta anti tumor. Tak hanya itu, ada pula kelebihan lainnya dari RBP propolis, yakni:

  1. Asli dari Brasil (berwarna hijau keemasan, rasa agak pahit dan pedas)
  2. Dihasilkan dari lebah istimewa (africanized bee) yang berasal dari perkawinan silang lebah Afrika dengan lebah Eropa)
  3. Dihasilkan dari sumber alam/botani organik yakni alam Brasil, hutan amazon.
  4. Merupakan hasil dari campuran resin/getah dari tanaman bacharis dracunculifolia, dalbergia sp (bioflavonoid)yang hanya terdapat di Brasil.
  5. Diproses dengan teknologi beku kering (lyopilize) dibawah suhu 600 c sehingga tidak ada nutrisi yang rusak, yang mana propolis lainnya diproses dengan menggunakan teknologi pemanasan sehingga merusak nutrisi yang terkandung di dalam propolis.
  6. Mengandung artepillin cyang sangat efektif sebagai anti bakterial serta anti tumor/kanker. (RBP Propolis bersertifikat)
  7. Menggunakan nano teknologi 12 nm sehingga sangat efektif membasmi virus karena virus memiliki ukuran 20 – 100 nm
  8. Lulus uji toksisitas
  9. Bebas logam berat/alcohol

 

Selain artepillin-c, RBP Propolis juga mengandung pinocembrin, pinobanksin, 3-0 acetate, chrysin, bioflavonoid, rupin, galangin, prenyl esters caffeic, ferulic acids, henethyl ester asam caffeic (cape), dsb. Kebanyakan kandungan yang terdapat di dalamnya merupakan antioksidan kuat. Dalam RBP Propolis juga terdapat 3 senyawa aktif utama dengan berbagai manfaat baik bagi kesehatan.

  1. Flavonoid(bioflavonoid).
    Meningkatkan imunitas, merupakan antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas, serta bersifat antibiotik.
  2. Artepillin c(anti tumor)
    Efektif dalam melawan tumor/kanker.
  3. Quercetin
    Merupakan antioksidan kuat dan anti radang, serta memiliki kemampuan untuk membantu menjaga kesehatan darah dan juga menguatkan dinding pembuluh darah.

 

Anjuran konsumsi :

  • Untuk pencegahan : dianjurkan rutin minum 5-10 tetes, 2x sehari
  • Untuk terapi : dianjurkan minum rutin 10-15 tetes, 5x sehari hingga terasa sehat (setelah sehat dikurangi 2x 7-10 tetes)
  • Bisa dikonsumsi langsung di bawah lidah atau dicampur dengan air
  • Propolis paling baik dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, bangun pagi, menjelang tidur, atau saat terasa lapar dan berselang 1 jam sebelum makan
  • Jika mengkonsumi obat-obat dokter, jaga jarak 2 jam (propolis diminum 1 jam sebelum makan, dan obat dokter diminum 1 jam sesudah makan)